Ada Tiga Titik Pendistribusian Sembako Bansos di Mazino 

Daerah387 Dilihat

Nias Selatan Linipost – Pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemprovsu di Kecamatan Mazino  Kabupaten Nias Selatan (Nisel) di bagi dalam tiga titik distribusi.

Hal itu disampaikan oleh Camat Mazino Fenus Zamili,S.Pd didampingi Kasi Kesos Tuhoi Bawamenewi kepada wartawan,  di Kantornya, Sabtu, 23/05/2020).

ads

Fenus mengatakan, sesuai dengan informasi dan petunjuk, pendistribusian Sembako dari Provinsi Sumatera Utara di pusatkan di tiga Titik, yakni, Desa Bawolahusa, Desa Hilinawalo dan Kantor Camat Mazino.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya pembagian bantuan sosial (Bansos) itu untuk Kecamatan Mazino, sesuai dalam Surat Edaran seyogyanya dilakukan tanggal 22 Mei, tetapi mengingat sesuatu hal digeser menjadi hari ini (23/05/2020).

Ia menjelaskan, di daerah Kecamatan Mazino medannya tidak semua dilewati oleh mobil besar. “Hanya 6 Desa yang bisa dilewati oleh truk, sedangkan 5 Desa lagi hanya dapat dilalui dengan L300,” tuturnya.

Jumlah Desa penerima Bansos di  Kecamatan Mazino yaitu 11 Desa dengan rincian, 1. Desa Laowo 157 Kepala Keluarga (KK) , 2. Desa Bawolahusa Doli-doli 119 Kepala Keluarga (KK), 3. Desa Bawolahusa 123 Kepala Keluarga (KK), 4. Desa Hilizalootano 145 Kepala Keluarga (KK), 5. Desa Larono 113 Kepala Keluarga (KK), 6. Desa Hililaza 108 Kepala Keluarga (KK), 7. Desa Lolomboli 35 Kepala Keluarga (KK), 8. Desa Hilizoroilawa Fondrege 67 Kepala Keluarga (KK), 9. Desa Lawindra 42 Kepala Keluarga (KK), 10. Desa Hilinawalo 89 Kepala Keluarga (KK). 11. Desa Hilizoroilawa 63 Kepala Keluarga (KK)., untuk Kecamatan Mazino seluruhnya 1061 Kepala Keluarga.

Saat ini, pihaknya telah menyampaikan kepada para Kepala Desa Se-kecamatan Mazino untuk menyiapkan semua relawan dan aparat Desanya untuk bertindak secepatnya dan membagikan sembako itu.

“Bila terdapat penerima bantuan sembako ini seorang PNS, Aparat Desa dan yang lainnya diluar ketentuan yang ada, maka kita akan berikan pengarahan kepada saudara-saudara kita yang tidak layak menerima Bantuan tersebut. Bantuan sembako yang dikembalikan dapat diberikan atau dialihkan kepada warga yang benar-benar layak menerima.,”tandasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar pada penerimaan Bansos ini, tidak boleh berbondong-bondong, hal ini untuk menjaga dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Supaya tetap menjaga jarak saat menerima Sembako itu,” imbuhnya. (Suasana H.)