Antisipasi Kecelakaan, TNI- Polri Jaga Jalur Terdampak Abu Vulkanik

Tanah Karo, LiniPost – Pasca erupsi Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo pada Sabtu (8/8/2020) dini hari, Tim Satgas Tanggap Darurat Bencana Gunung Sinabung, diantaranya TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, langsung turun ke beberapa titik lokasi yang terdampak untuk melakukan penjagaan dan pengamanan.

Kasdim 0205/Tanah Karo, Mayor Inf Daulat Marpaung, mengatakan, pasca erupsi, beberapa lokasi terdampak abu vulaknik, seperti Desa Namanteran. “Juga membuat jalan licin lantaran abu yang bertumpuk di jalan, ditambah hujan yang sempat turun,” kata Daulat Marpaung kepada wartawan, di Desa Nemantara, Sabtu, (8/8/2020).

ads

Ia menyebutkan, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan cek lokasi dan melihat kondisi jalan yang licin dan berlumpur. “Sehingga kita lakukan penjagaan di jalur agar pengendara lebih berhati-hati,” jelasnya.

Ia menambahkan, jalur yang terdampak abu vulkanik itu merupakan jalur lintas menuju daerah lain, seperti Langkat, Binjai. Apalagi menjelang akhir pekan jalur tersebut sangat padat dilalui pengendara baik masyarakat sekitar maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah wisata.

“Karena ini menjelang weekend, banyak pengendara yang melintas baik warga sekitar maupun wisatawan. Untuk itu,kita himbau masyarakat dan pengendara untuk berhati-hati jika melalui jalur alternatif Karo-Langkat, karena kondisi jalan yang licin dan berlumpur,” ungkapnya.

Dampak abu vulkanik yang bertumpuk di jalan menyebabkan para pengendara kesulitan. Mulai dari jarak pandang, hingga abu yang mengganggu pernapasan. Seperti salah seorang pengendara roda dua, M. Yusro warga Medan, mengaku kesulitan saat berkendara dikarenakan jalan yang licin.

“Tadi pas di jalan tebal kali abunya, jadi susah melihat. Terus, abunya tebal kali, udah gitu jalannya licin. Bahaya juga kalau tidak pelan-pelan,” jelas pria yang berboncengan dengan teman wanitanya yang akan menuju Kota Berastagi.

Diketahui, Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 2000 meter. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal condong kearah Timur, Sabtu (8/8/2020) sekira pukul 01.58 WIB dini hari. (Teguh Andika)