Aziz Syamsuddin: Melalui Gotong Royong Kita Lawan Covid-19

Nasional14 Dilihat

Jakarta, LiniPost – Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin mengucapkan selamat Hari Lahir Pancasila Ke-75 kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dimana istilah Pancasila  pertama kali dicetuskan oleh Bung Karno dalam pidatonya di hadapan Sidang BPUPK pada 1 Juni 1945 dan kesepakatan para pendiri bangsa yang keputusannya diambil melalui mekanisme musyawarah-mufakat, bukan voting.

Untuk itu, melalui keterangan releasenya pada Sabtu, (30/5/2020) di Jakarta, dirinya berharap, agar hari lahir Pancasila tahun ini dapat dijadikan sebuah Momentum bangkitnya kembali Gotong Royong di tengah Pandemi Covid -19.

ads

Kata dia, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada satu bencana Pandemi global Covid -19. “Apa yang diupayakan Bung Karno pada masa lalu mengenai konsep Gotong Royong yang merupakan salah satu intisari nilai-nilai Pancasila dapat dijadikan role model baik bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Covid 19 saat ini,” pungkasnya.

“Kita lawan dan selesaikan Covid 19 dengan  kembali di rumah ideologi kita, yaitu Pancasila. Tidak ada cara lain untuk keluar dari bencana ini dengan selamat, selain dengan Gotong Royong yang merupakan faham yang dinamis, lebih dinamis dari kekeluargaan. Gotong Royong menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota yang terhormat Soekardjo satu karyo, satu gawe,” tambah Aziz Syamsuddin.

Politisi asal Golkar itu menjelaskan, Bung Karno menilai bahwa Pancasila bila diperas menjadi satu, maka dia mengusulkan yang satu itu adalah Gotong Royong. Setiap Sila dalam Pancasila adalah nilai yang memiliki kedudukan yang sama fundamentalnya. Oleh karena itu, dalam konsep Lambang Negara Garuda Pancasila, simbol Pancasila dibuat melingkar dengan “Ketuhanan Yang Maha Esa” yang disimbolkan dengan cahaya sebagai intinya.

“Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan Gotong Royong. Negara Indonesia yang kita dirikan haruslah Negara Gotong Royong, alangkah hebatnya, Negara Gotong Royong. Kata Aziz menirukan perkataan Bung Karno,” jelasnya.

Ia menyebutkan, Ho lopis kuntul baris buat kepentingan bersama, Itulah Gotong Royong. “Semoga dengan semangat Pancasila dan Gotong Royong, bangsa Indonesia akan segera keluar dari bencana yang saat ini kita hadapi dan keluar dengan selamat Dirgahayu Pancasila ke-75,” cetusnya. (Rohim)