Bocah 2 Tahun di Nisel Derita Kanker Mata Butuh Uluran Tangan

Daerah, HEADLINE12 Dilihat

Nias Selatan, LiniPost – Rudin Duha bocah berumur 2 tahun, warga Desa Hilisao’otoniha Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara yang menderita tumor ganas di bagian mata sebelah kiri, sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak.

Pasalnya, bocah yang merupakan anak ke-5 dari 4 bersaudara dari pasangan  suami isteri Markus Amabu’ula Duha alias Ama Dius dan Siguni Sarumaha alias Ina Dius, tergolong keluarga kurang mampu.

ads

“Kami butuh bantuan dan uluran tangan dari pemerintah daerah serta semua pihak untuk membantu anak saya yang sudah divonis oleh dokter mengidap penyakit tumor ganas (rekina blastama)  di bola mata sebelah kiri dan ditumbuhi daging sebesar bola pingpong,” ujar Ama Dius, saat diwawancarai sejumlah media di rumahnya, Selasa (27/4/2021).

Ia menjelaskan, bulatan hitam mata ankanya itu, kini telah rusak parah dan tidak dapat melihat lagi. Bahkan, anaknya itu kini, hanya sering menangis, sambil tangan kanannya selalu memegang kepala menahan rasa sakit.

“Anak saya meringis kesakitan hampir setiap saat atau beberapa menit, selalu mengeluh dalam tiga bulan terakhir ini. Anak kami itupun, tertekan keadaannya, terbukti, anak kami itu selalu menangis saat ada orang lain yang melihat penyakitnya dan dia juga sering menyendiri,” tutur Markus.

Ia menjelaskan, penyakit mata yang diderita anaknya tersebut, sudah sekitar 8 bulan berjalan.

“Awalnya, ada berupa daging tumbuh di mata Rudin seperti debu hitam. Waktu itu, ia langsung di bawa ke klinik di Teluk Dalam dan dianjurkan dokter untuk segera membawanya ke Medan. Kemudian, Rudin dibawa ke RS Adam Malik Medan oleh ibunya untuk perawatan, dan kata dokter yang menanganinya, tidak bisa dioperasi, mengingat umur Rudin yang masih 1 satu tahun kala itu. Tapi, kata dokter ke ibunya Rudi, harus di cemontheraphy sebanyak 8 kali,” urai Ama Dius.

“Karena keterbatasan biaya, maka Ibunya bersama Rudin, aku suruh pulang ke kampung, karena mereka sudah 3 minggu di sana. Sementara, biaya tidak ada lagi, apalagi aku hanya seorang buruh bangunan,” ungkapnya dengan nada sedih.

Namun, seiring waktu, bola mata anak itu berubah menjadi benjolan dan terus membesar hingga akhirnya kelopak mata bocah tersebut keluar dan mengeluarkan banyak darah pada hari Minggu, (25/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sementara, Ibu Rudin juga memaparkan bahwa hingga kini, belum ada perhatian dari Pemerintah Daerah dan kondisi ekonomi keluarganya saat ini sangat memprihatinkan. Ia berharap agar anaknya lekas sembuh dan semoga ada perhatian dari pemerintah daerah serta dari pihak lain.

“Belum ada yang datang dari pihak Pemda, hanya sebagian yang membantu dari pihak lain, itu pun karena bantuan keluarga kami Ina Daniel Duha yang memposting di Facebook,” ujarnya.

“Kami mohon doa nya, agar anak kami cepat sembuh, apalah daya, suami saya hanya buruh proyek, dan sekarang, lagi sakit tidak tahu apa juga penyakitnya,” tutur Ina Dius dengan nada sedih.

Bagi yang ingin memberikan bantuan atau mengulurkan tangannya terhadap bocah yang sedang menderita penyakit tersebut, dapat menyalurkan melalui Nomor Rekening BRI : 3832-01-003322-52-2 a/n Siguni Sarumaha (Ibu kandung penderita tumor ganas) dan Hp/Wa : 082273581878 a/n Simon Duha/Abang Kandung Rudin Duha. (Arisman Zalukhu /DisGow)