DAK SD-SMP Tahun 2020 di Nisel Tahap Pengerjaan

HEADLINE, Pendidikan654 Dilihat

Nias Selatan, LiniPost – Paket pembangunan Dana Alokasi Khusus untuk tingkat SD dan SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2020 sebesar sekitar Rp. 44 Milyar, saat ini sedang tahap proses pengerjaan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan melalui PPK DAK pada Disidik Nisel TA.2020, Yasatulo Lase, kepada wartawan saat di temui, Senin, (22/06/2020) di Ruang Kerjanya, Jalan Arah Lagundri Sorake KM. 7 Fanayama.

Dia menyampaikan bahwa paket untuk SD yakni, pembangunan rumah dinas guru sebanyak 23 unit tersebar di 23 Sekolah, Rehabilitas Ruang Kelas 73 Ruang, rehabilitas gedung perpustakaan 6 unit, rehabilitas jamban sekolah 6 unit, pembangunan Ruang Kelas Baru 12 ruang, pembangunan jamban 5 unit, pembangunan gedung perpustakaan 19 unit, pembangunan ruang Guru 5 unit, pembangunan ruang UKS 4 unit,

Selanjutnya, pengadaan buku untuk koleksi perpustakaan di 28 Sekolah, pengadaan peralatan seni budaya di 9 Sekolah, pengadaan alat kesenian tradisional di 11 Sekolah, peralatan pendidikan IPS di 7 Sekolah, pengadaan alat teknologi informasi dan komunikasi di 5 sekolah, pengadaan media pendidikan di 3 sekolah.

Sedangkan paket untuk SMP yaitu, rehabilitas RKP 54 ruang, rehabilitas labolatorium IPA 1 unit, rehabilitas labolatorium Komputer 1 unit, rehabilitas jamban sekolah 4 unit, pembangunan Ruang Kelas Baru 2 ruang, pembangunan Labolatorium IPA 6 unit, pembangunan perpustakaan 7 unit, pembangunan jamban sekolah 16 unit, pembangunan labolatorium Komputer 6 unit.

Lalu, ada juga pengadaan alat laboratorium Komputer di sekolah, pengadaan alat peraga matematika di 32 sekolah, pengadaan media pendidikan di 4 sekolah, pengadaan peralatan PJOK di 4 sekolah, pengadaan sarana seni budaya di 3 sekolah, pengadaan buku koleksi perpustakaan di 4 sekolah, pengadaan alat kesenian tradisional di 2 sekolah dan pembangunan Rumah Dinas Guru sebanyak 3 unit.

Dia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan dan rehabilitas tersebut dilakukan secara swakelola oleh masing-masing sekolah. “Untuk pengadaan dilakukan kontraktual, dan saat ini beberapa pengadaan tersebut ada yang sudah 100% dan sebagian sedang tahap proses. Sebelumnya juga kita telah memiliki MoU dengan para Kepala Sekolah sebagai pelaksana kegiatan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut, lanjut dia, telah dimulai sejak Bulan Mei 2020 lalu, saat ini sedang tahap proses pengerjaan dan progres kegiatan, rata – rata mencapai sekitar 50%. Menurut dia, sebelum bulan Desember 2020, dipastikan pengerjaannya rampung dan dapat dipergunakan. “Bahkan, pada bulan Oktober ditargetkan dapat difungsikan tergantung, cepat turunnya anggaran dari pusat,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama ini para kepala sekolah sebagai pelaksana kegiatan, sudah  bekerja keras, baik pengadaan alat, dan pengadaan bahan material di lokasi, bahkan mereka berutang.

“Ini kita respon positif upaya para kepala sekolah yang memang punya niat untuk membangun dunia pendidikan kita,” tandas Yasatulo seraya menghimbau para Kasek agar mengikuti aturan dan prosedur yang ada sehingga tidak menimbulkan masalah di lapangan.

Ia juga berharap agar semua Sekolah yang melaksanakan kegiatan itu, dapat mempercepat proses pengerjaan kegiatan, dan mencoba mengatasi setiap masalah tanpa masalah. (Sabar Duha)