Dinas Kesehatan Nisel dan Tim Gabungan Cek Penumpang Kapal di Pelabuhan

Daerah, Kesehatan233 views

Nias Selatan, LiniPost – Dinas Kesehatan Nias Selatan bersama dengan tim gabungan dari Polres Nias Selatan, TNI, BPBD dan KPLP Telukdalam lakukan pengecekan suhu badan terhadap penumpang kapal Wira Ono Niha dan kapal Mentawai Fast guna pencegahan merebaknya virus Corona atau Corona virus disiease (Covid-19) secara dini yang berlangsung di pelabuhan Telukdalam, Sabtu (21/03/2020).

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Kesehatan Nias Selatan, dr Henny Duha, mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut untuk mengetahui kondisi para penumpang. Dan didalam kapal Mentawai Fast terdapat 11 warga asing yang berwisata di Nias Selatan yakni di Pulau Tello yang sudah lama disana sebelum merebahnya virus Corona dan rencananya ada yang hendak pulang kampung dan ada juga ke Sorake dan telah diperiksa kesehatan mereka.

ads

“Hari ini bersama tim gabungan lakukan cek penumpang kapal guna mencegah wabah virus Corona secara dini,” ujar dr Henny Duha, dipelabuhan Telukdalam.

“Didalam kapal Mentawai Fast terdapat 11 warga asing dan kita telah cek suhu tubuh mereka dan tidak indikasi virus Corona,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr Henny Duha, menjelaskan selain pengecekan suhu tubuh kepada penumpang, juga dilakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh ruangan di kapal.

“Kita juga lakukan penyemprotan antiseptik pada tangan para penumpang saat cek suhu tubuh mereka,” jelasnya.

dr Henny Duha, mengungkapkan bahwa sejauh ini, di wilayah Kabupaten Nias Selatan belum ditemukan warga yang terindikasi wabah virus Corona.

Turut hadir dalam tim gabungan tersebut diantaranya Kalaksa BPBD Nias Selatan, Idealis Dakhi, Kabag Ops Polres Nias Selatan, Kompol Saparuddin Zebua, anggota TNI, KPLP Telukdalam.

Pihaknya juga mengaku telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah instansi dalam pencegahan mewabahnya virus Corona tersebut.

dr Henny Duha, menghimbau kepada seluruh masyarakat Nias Selatan untuk berperilaku hidup sehat dengan mencuci tangan dengan menggunakan anti septik atau dengan menggunakan rebusan air daun sirih (daun dirinya di rajak) dicampur dengan alkohol. Dan menjaga jarak dengan warga terutama di kerumunan orang banyak. (Red)