oleh

Ini Anggota Ombudsman RI Hasil Seleksi Komisi II DPR RI

Jakarta, LiniPost –  Komisi II DPR akhirnya memilih 9 calon untuk disetujui dalam rapat paripurna DPR yang akan datang. Setelah menyelesaikan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 18 calon Anggota Ombudsman RI periode 2021-2026.

“Kami sudah kirim surat ke pimpinan DPR menyampaikan hasil fit and proper test, untuk diagendakan dalam rapat paripurna meminta persetujuan untuk disahkan sebagai anggota Ombudsman yang baru,” kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung seusai acara pengambilan keputusan di Gedung DPR RI, Kamis (28/1/2021).

ads

Dijelaskannya pemilihan calon anggota Ombudsman yang baru ini, dilakukan secara musyawarah. Setiap fraksi menyampaikan pendapat terhadap 18 orang setelah menjalani fit and proper test dari hari Selasa dan Rabu kemarin.

Dari proses musyawarah itu, akhirnya Komisi II DPR RI memilih 9 orang anggota Ombudsman RI periode 2021-2026. Mereka adalah Bobby Hamzar Rafinus (ASN pada Kemenko Perekonomian), Dadan Suparjo Suharmawijaya (anggota Ombudsman RI), Hery Susanto (Direktur Operasional pada PT Grage Nusantara Global), Indraza Marzuki Rais (Kepala SPI PT Perikanan Nusantara (Persero).

Lalu, Jemsly Hutabarat (Pegawai pada PT GMF Aeroasia), Johanes Widijantoro (Dosen pengajar pada Universitas Atma Jaya Jogjakarta), Mokh Najih (Dosen pengajar pada Universitas Muhammadiyah Malang), Robertus Na Endi Jaweng (Peneliti dan Pimpinan pada Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah, dan Yeka Hendra Fatika (Ketua Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi.

Dalam hal ini selain memilih Anggota Ombudsman RI yang baru, Komisi II DPR juga pada saat yang sama sekaligus memilih dan menetapkan Ketua dan Wakil Ketua Ombudsman RI, yaitu Mokh. Najih dan Bobby Hamzar Rafinus.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan,  pemilihan terhadap 9 orang anggota Ombudsman RI periode 2021-2026 sudah melalui proses yang panjang sejak dibuka pendaftaran oleh panitia seleksi (pansel) yang dibentuk pemerintah.

“Ke 18 nama yang dikirim pemerintah ke DPR setelah berproses panjang, mulai dari sekitar 400 orang calon, kemudian diseleksi, sampai terakhir terdapat 18 nama yang dikirim ke DPR, tahapan yang panjang, sampai hari ini,” paparnya. (Hartono)