Kakanwil Kemenkumham Jabar: Melalui Latgab Pramuka WBP Bisa Berikan Kontribusi Berdampak di Masyarakat

Daerah, HEADLINE37 Dilihat

Warungkiara, LiniPost – Kemenkumham Jabar kembali menyelenggarakan Perkemahan dan Latihan Gabungan (Latgab) Pramuka Gugus Depan Warga Binaan se-Jawa Barat di tahun 2024, yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB, Warungkiara, Jl. Pelabuhan Ratu, KM 30, Pilar Kab. Sukabumi (Jumat, 05/07/2024).

Sebanyak 305 Warga Binaan Pemasyarakatan dari Kowril Bandung Raya, Korwil Bogor Raya, Korwil Suci Raya, Korwil Ciayumajakuning dan Korwil Cipurwabesuka terjun langsung dan ikut ambil bagian pada pelaksanaan Latihan Gabungan Pramuka Gugus Depan Warga Binaan se-Jawa Barat, terdiri dari peserta Laki-laki sebanyak 265 dan peserta perempuan sebanyak 40 orang.

Baca Juga: Ini Capaian Kinerja Balai Pemasyarakatan Pakalpinang Semester I tahun 2024

Kegiatan Latihan Gabungan Pramuka Gugus Depan Warga Binaan se-Jawa Barat kali ini dilaksanakan selama 3 hari (05-07 Juli 2024). Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan untuk mempererat persaudaraan antar WBP yaitu : Outdoor Activity (Extra Activity), Yel – Yel, Senam Pramuka, Pengetahuan Umum Kepramukaan, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, Peraturan Baris Berbaris, Api Unggun, Pentas Seni, Kepemimpinan dan Bela Negara dan Kewirausahaan. Kegiatan  Latihan Gabungan Pramuka Gugus Depan Warga Binaan se-Jawa Barat juga merupakan salah satu bentuk pembinaan kepramukaan bagi warga binaan.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kepribadian, menumbuhkan rasa nasionalisme, dan bekal kehidupan setelah menjalani masa pidananya.

Selain itu, manfaat latihan gabungan Pramuka bagi warga binaan antara lain:

 * Meningkatkan kualitas kepribadian dan mental

 * Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air

 * Melatih kemandirian dan kedisiplinan

 * Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan

 * Membangun rasa persaudaraan dan kebersamaan

 * Mempersiapkan bekal kehidupan setelah menjalani masa pidana

Baca Juga: Menko Polhukam: Satgas BLBI Peroleh Aset dan PBNP Senilai Rp38,2 Triliun

Latihan gabungan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI Erwedi Supriyanto bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Masjuno didampingi seluruh Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jabar, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat, Kepala Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat, Kepala Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Sukabumi, dan Kepala Kwartir Ranting Warungkiara.

Erwedi dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum bagi warga binaan untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan semangat kepramukaan.

“Kegiatan ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kepribadian, meningkatkan sikap disiplin, kepedulian terhadap sesama, Jiwa Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Jiwa Kewirausahaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Saya berharap Latihan Gabungan Pramuka ini dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara kita. Mari kita jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan memperluas wawasan,” ujar Erwedi.

Tema kegiatan Perkemahan dan Latihan Gabungan itu adalah “Mengabdi Tanpa Batas Untuk Membangun Generasi Bangsa Didasarkan Trisatya dan Dasa Dharma”.

Sedangkan output yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah:

1. Memberikan kesempatan kegiatan yang bersifat kreatif, rekreatif, produktif dan edukatif

2. Meningkatkan persaudaraan dan kekeluargaan dilingkungan gugus depan pramuka pemasyarakatan

3. Membina dan mengembangkan mental, fisik, pengetahuan, kecakapan, keterampilan dan pengalaman pramuka bagi Warga Binaan Pemasyarakatan

4. Evaluasi kegiatan kepramukaan yang sudah dilaksanakan di Lapas /Rutan/LPKA,

5. Adanya inventarisasi kebutuhan dari hasil masukan kepada Kanwil Jawa Barat terkait kegiatan Pramuka Pemasyarakatan.

Baca Juga: 3rd Indonesia Open 2024 Ajang Talent Scooting dan Regenerasi Atlet

Erwedi menitipkan pesan kepada para peserta untuk bersikap dan berperilaku berlandaskan kode kehormatan pramuka, persaudaraan, persahabatan, persatuan dan kesatuan bangsa, kegotong-royongan, cinta alam sekitar, disiplin dan kreatif serta wajib memelihara keamanan dan ketertiban, mentaati ketentuan latihan gabungan dengan penuh kesadaran.

Latihan gabungan tersebut merupakan salah satu bukti komitmen Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat dalam membina warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri.