oleh

Kapoldasu Respon Terkait Permohonan Penempatan Polisi Pariwisata di Bawomataluo

Nias Selatan, LiniPost – Kapolda Sumatera Utara ( Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Simanjuntak, dalam kunjungannya di Kabupaten Nias Selatan bersama Wakapolda Brigjen Pol Dadang Hartanto dan rombongan lainnya tidak hanya meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, namun ia juga mengunjungi Desa Adat Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (25/9/2021).

Dalam kunjungan di Desa Bawomataluo, jenderal polisi bintang dua itu dianugerahi gelar adat sekaligus pemakaian baju kebesaran adat sebagai tanda bahwa Kapoldasu sudah menjadi warga desa setempat.

ads

Kepala Desa Bawomataluo, Teruna Wau, saat menyampaikan orahua penyambutan, memohon kepada Kapolda Sumut untuk membentuk atau menugaskan Polisi Pariwisata di wilayah itu. Berhubung desa Bawomataluo merupakan salah satu desa wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara.

“Pak Kapolda, dalam kesempatan ini kami memohon agar ditugaskan di sini Polisi Pariwisata atau dibangun di sini Pos Polisi Pariwisata,” pinta Teruna.

Selain itu, Kades juga memohon agar salah satu generasi pemuda setempat dapat diangkat sebagai anggota Polri.

Menyikapi permintaan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Simanjuntak, pun merespon dengan baik.

Panca mengatakan bahwa pihaknya akan menempatkan personil Polisi Pariwisata di wilayah tersebut. Karena, dia juga telah membentuk Polisi Pariwisata di Danau Toba.

“Pak Kepala Desa, saya tersentuh mendengar permintaan Pak Kepala Desa, maka yang harus menindaklanjuti permintaan Bapak adalah Pak Kapolres,” kata Kapoldasu.

Kapolda langsung memerintahkan Kapolres Nias Selatan untuk menugaskan personil Polisi Pariwisata di wilayah itu.

“Bikin Polisi Pariwisata di sini untuk mendukung Pariwisata,” perintah Kapolda kepada Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard. Besok putra-putri Nias yang baru tamat langsung saya tugaskan di sini, ini kampungnya harus dia pelihara. Berapa lama Pak Kapolres, dua minggu bisa,” katanya dengan nada bertanya.

“Bapak Presiden sudah membuat keputusan dan kebijakan super predikat Danau Toba dan ini sekarang sedang dipersiapkan betul untuk wilayah wisata Danau Toba. Tetapi kita jangan berkecil hati Pak Bupati, Danau Toba itu cuman di sebrang. Dari sebrang ke sini itu tidak terlalu jauh. Makanya tadi saya sampaikan kepada Pak Bupati, kebijakan pemerintah itu harus Bapak ambil,” ujar dia menambahkan.

Ia pun meminta Bupati Hilarius Duha, untuk segera menghubungi Menteri Perhubungan agar dibuka transportasi udara dari Bandara Silangit ke Bandara Silambo, supaya turist bisa lanjut ke Nias Selatan.

Lulusan Akpol 1990 itu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas penganugrahan kebesaran adat yang telah diberikan kepadanya.

“Mudah-mudahan pemberian ini menjadi arti besar bagi saya, Pak Waka beserta para pejabat utama. Selain saya diangkat sebagai masyarakat Bawomataluo, saya juga selaku Kapolda Sumatera Utara harus memiliki rasa tanggung jawab,” tandasnya.

Menurut dia, kekayaan (Budaya) yang dianugerahi Yang Maha Kuasa harus dieksplore, harus dijaga keberagaman dan adat-istiadat. (Red)