oleh

Mayat yang Ditemukan di Sungai Gerguh Lau Biang Ternyata Dibunuh

Tanah Karo, LiniPost – Mayat Mr X yang ditemukan di aliran sungai Gerguh Lau Biang, jalan ke Desa Singa Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo beberapa pekan lalu ternyata dibunuh oleh saudara tiri korban dan rekan saudara tiri korban.

“Mayat Mr X ini diketahui bernama Rawat Sembiring Meliala warga desa Namanteran Kecamatan Namanteran Kabupaten Karo. Kondisi korban ditemukan diikat rantai besi dan digembok, kemudian tangan dan kepala diikat tali di aliran sungai gerguh jembatan Lau Biang desa singa,”  ujar Kasatreskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, SH, MH saat di konfirmasi di Kantornya, Rabu, (22/7/2020) pukul 16.00 WIB.

Sastrawan mengatakan, informasi yang diterima pihaknya dari Polsek Tigapanah Kabupaten Karo menerangkan bahwa, pihak Polsek Tigapanah mendapat petunjuk, sehingga petugas membawa mayat korban untuk otopsi ke RS Bhayangkara Medan dan setelah melakukan serangkaian penyelidikan, ternyata abang tiri dari korban, HS (45) mengakui mendalangi dan menyuruh tersangka lainnya SG (51) serta rekan lainya untuk melakukan pembunuhan terhadap korban.

Setelah diamankan dan diperiksa, para pelaku mengaku sudah merencanakan untuk menghilangkan nyawa korban. HS (45) memberikan uang Rp 6,5 juta kepada eksekutor SG (51) dan rekannya karena berhasil membunuh korban.

“Pelaku SG (51) mengaku melakukan pembunuhan ditemani AG (anak kandungnya), PS dan satu orang yang tidak diketahui namanya yang ketiganya masih belum ditangkap. Korban dibawa dari Desa Namanteran Kecamatan Namanteran ke perladangan Desa Salit, Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo, mereka mengikat dan menjerat leher kemudian dibuang ke Aliran sungai gerguh Lau biang,” paparnya.

Ia menambahkan, motif tersangka HS menghilangkan nyawa korban dikarenakan tersangka sudah sangat resah dan merasa terancam atas perbuatan korban. Karena korban mengalami gangguan jiwa dan pihak keluarga serta masyarakat juga sudah sangat resah dengan perbuatan korban yang terkadang mau kumat dan membuat keonaran di desanya.

Sedangkan, tersangka lainnya berinisial AG, PS dan satu orang yang tidak diketahui namanya, belum tertangkap dan masih diselidiki keberadaannya.

“Adapun barang bukti yang telah diamankan yakni 1 unit mobil Hijet Mini Bus BK 1950 LS, warna hitam, rantai besi, 3 buah gembok besi, sehelai kain sarung, celana dalam warna merah,  2 potongan tali keranjang pelastik, warna biru,” sebutnya. (Teguh Andika)

News Feed