oleh

Menteri Agama Meyakini Kapolri Jenderal Listyo Jamin Toleransi Agama

Jakarta, LiniPost  – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu menjamin toleransi dan ibadah umat.

“Kementerian Agama (Kemenag) siap meningkatkan kerja sama dengan kepolisian,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta kemarin.

ads

Pihaknya yakin komitmen tinggi dari Jenderal Listyo Sigit ini memberikan dampak yang positif terhadap umat beragama di Indonesia. Gus Yaqut mengatakan kendati Indonesia memiliki berbagai agama,  kerukunan yang terbina terbukti sudah mampu berjalan dengan baik.

Untuk itu Gus Yaqut memberikan apresiasi atas dilantiknya Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Idham Azis yang telah purna masa tugasnya. utamanya dalam rangka memberikan perlindungan keamanan agar umat bisa menjalankan kegiatannya dengan tenang dan khusyuk.

“Kami menyampaikan selamat kepada Pak Jenderal Listyo Sigit Prabowo, semoga amanat yang diemban bisa terlaksana dengan baik hingga akhir,” sebut Menag.

Menurut Gus Yaqut, komitmen Jenderal Listyo Sigit yang akan membawa perubahan lembaga kepolisian seperti dengan kerja-kerja yang presisi, transparan dan berkeadilan memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Ia juga meyakini semangat ini bisa diwujudkan segera dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada di tubuh kepolisian.

“Namun demikian, kami tidak memungkiri ada satu dua kasus yang berupaya mencederai kerukunan tersebut. Untuk itu, kami sangat berharap Pak Listyo Sigit bisa bersama-sama dengan kita semua mewujudkan toleransi beragama agar terus kokoh,” ungkapnya.

Gus Yaqut menyebutkan, diantara persoalan agama yang muncul beberapa waktu terakhir adalah perusakan tempat ibadah, penyerangan tokoh agama, penistaan agama dan pelarangan umat dalam beribadah. Potensi terulangnya kasus serupa di masa mendatang masih terbuka terjadi bila tak ada langkah antisipasi yang baik.

“Untuk itu kami sangat yakin ketenangan umat dalam beribadah nanti bisa lebih terjamin dan menjadi salah satu fokus program Polri,” pungkasnya.

Untuk menciptakan ketenangan beribadah, sambung dia, membutuhkan kerja sama dan pemahaman yang baik berbagai pihak. Menag juga yakin Kapolri bisa menjalin silaturahmi yang hangat dengan para tokoh agama di Indonesia. Peran tokoh agama ini penting karena sangat efektif dalam membantu mewujudkan keamanan masyarakat. Dan langkah ini juga efektif untuk mencegah aksi kekerasan dan terorisme yang kerap kali memanfaatkan balutan agama.

Sisi lainnya, Kemenag merespons positif komitmen Jenderal Listyo Sigit yang akan memberikan ruang bagi para siswa dari madrasah dan pondok pesantren untuk masuk sebagai anggota Polri. Hal ini menurutnya menunjukkan Polri semakin adaptif dengan potensi dan kebutuhan zaman.

“Anak-anak berprestasi dari lembaga pendidikan keagamaan kita ini banyak dan perlu diberikan atensi dari pemerintah,” pungkasnya. (Hartono)