Ormas FKI-1 Nisel Buka Posko Pengaduan Korban GTTD dan PTTD

HEADLINE, Nasional5 Dilihat

Nias Selatan, LiniPost – Ormas DPK FKI-1 Nias Selatan membuka Posko Pengaduan bagi Guru Tidak Tetap Daerah (GTTD) dan Pegawai Tidak Tetap Daerah atau tenaga kesehatan (PTTD) yang merasa dirugikan lantaran tidak diperpanjang kontraknya oleh pihak Pemerintah Daerah Nias Selatan.

“Bagi rekan-rekan PTTD dan GTTD yang merasa dirugikan akibat tidak diperpanjang kontraknya yang sudah bertahun-bertahun mengabdi, diharapkan bisa menyampaikan pengaduannya ke DPK.FKI-1 untuk kita suarakan sesuai aturan yang berlaku. Kita siap dampingi rekan-rekan PTTD dan GTTD yang merasa dirugikan akibat kebijakan Pemerintah Daerah yang dinilai tidak mengutamakan para PTTD dan GTTD yang sudah lama mengabdi dan berkinerja baik,” ujar Ketua DPK FKI-1 Nisel Arisman Zalukhu didampingi Sekretaris Suasana Harita dan Bendahara Riswan Gowasa dalam keterangannya kepada sejumlah Wartawan, di Kantornya, Jalan Pelabuhan Lama, Teluk Dalam, Sabtu (9/7/2022).

ads

Ia menuturkan, alasan pihaknya membuka Posko pengaduan lantaran terpanggil secara tulus untuk menyuarakan hak-hak GTTD dan PTTD yang seharusnya berhak diperpanjang kontraknya karena selain telah lama mengabdi sebagai tenaga honor juga karena memiliki rekam jejak kerja yang baik.

“Artinya, niat kita murni membantu para PTTD dan GTTD dalam memperjuangkan haknya untuk diperpanjang sebagai tenaga guru daerah dan tenaga kesehatan daerah. Itupun, kalau para PTTD dan GTTD yang merasa dirugikan atas kebijakan Pemkab Nisel itu mau menyampaikan keluhan dan pengaduannya ke kita dengan setulus hati,” ujarnya.

Ia meminta, agar niat pihaknya itu tidak dipolitisasi, namun diharapkan semua pihak harus berpikir positif, karena hal ini sebagai bagian dari amanah Ormas FKI-1 Nisel terutama dalam menyuarakan hak-hak masyarakat secara berkeadilan.

“Kalau ada data dugaan kecurangan terkait perpanjangan kontrak GTTD dan PTTD di Nisel, silahkan disampaikan ke kita untuk disuarakan dan ditanyakan ke pihak terkait. Jangan juga hanya informasi doang begitu, tapi harus disertai dengan bukti dan fakta yang ada,” tegasnya.

Ia menyebut, untuk laporan atau data yang diperoleh para PTTD atau GTTD, boleh diantar langsung ke kantor di Jalan Pelabuhan Lama Dekat Kantor Pos, Teluk Dalam atau menghubungi kontak person atas nama Arisman Zalukhu HP/WA 08126590634, Suasana Harita HP/WA 081260602366, Riswan Gowasa HP/WA 082215170866 dan Julius Amrin Duha HP/WA. 082239616454. (Red)