Pembangunan Terealisasi, Yulinar Bidaya Sebut HD-Firman Sosok Pemimpin Handal

HEADLINE, Politik302 Dilihat

Nias Selatan, LiniPost – Karena mampu merealisasikan pembangunan, tokoh wanita se-Kecamatan PP Batu Barat, Yulinar Budaya alias Ina Nonis menyebut, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Nisel, Periode 2021-2024, nomor urut 1, Hilarius Duha-Firman Giawa (HD-Firman) merupakan sosok pemimpin yang handal.

Hal itu disampaikan Yulinar dalam sambutannya mewakili tokoh perempuan se Kecamatan PP Batu Barat saat pengukuhan Tim Pemenangan tingkat Kecamatan di Desa Sigese, Sabtu (7/11/2020).

ads

Ia menjelaskan, pada saat kepemimpinan Hilarius Duha, pihaknya sebagai anggota DPRD saat itu merasa kasihan karena utang yang ditinggalkan Pemda sebelumnya, berkisar Rp379 Miliar, namun utang itu mampu dilunasi oleh HD.

Selain utang lunas, HD juga mampu membangun infrastruktur jalan dan jembatan yang hampir merata di 35 kecamatan se Kabupaten Nisel.

“Termasuk subsidi kapal Mentawai Fast saat ini, dimana bila tidak disubsidi, ongkosnya itu sebesar Rp300.000, tapi karena telah disubsidi oleh Pemda, maka ongkosnya tinggal Rp150.000 per orang. Kami mohon  juga kepada Pak Bupati supaya ongkos Mentawai Fast itu, diturunkan lagi menjadi Rp100.000 per orang, karena pendapatan masyarakat kepulauan tidak merata,” pintanya.

Menurut dia, masyarakat Nias Selatan membutuhkan sosok pemimpin yang handal dan agar masyarakat Nisel lebih sejahtera.

“Jangan kita tergiur pada janji-janji, tapi yang kita teruskan adalah apa yang kita rasakan, dan yang kita lihat.  Jangan sempat dibeli harga diri kita,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Nisel itu mengungkapkan, kepemimpinan pemerintahan sebelumnya sudah ia alami selama dua tahun setengah, termasuk kepemimpinan pemerintahan saat ini juga, dua tahun setengah telah ia alami.

“Saya sudah lihat, dengar, bahkan saya saksikan langsung kinerja mereka seperti apa rasanya. Pada pemerintahan sebelumnya, khususnya kita di Kepulauan Tello ini alat transportasi laut kita sangat menyedihkan, dimana saat itu manusia sekapal dengan hewan, sehingga begitu keluar kita dari kapal, aromanya bau babi,” tuturnya.

Namun, pada kepemimpinan Hilarius Duha saat ini, lanjut dia, masyarakat kepulauan telah merdeka, dan telah dibebaskan dari hal itu. “Bahkan kita masyarakat kepulauan saat ini cepat bila ada keperluan di Teluk Dalam, yakni hanya butuh 2 jam perjalanan, sudah sampai, dan itulah bukti nyata program Pemda sekarang,” tandasnya.

Selain itu, Kota Teluk Dalam juga saat ini sudah bersih dan tertata, walaupun sebelumnya sempat bau ikan, dan sempat juga dipolitisasi melalui medsos, namun Hilarius Duha tetap tegar untuk membersihkannya.

“Jika yang baik itu kita katakan tidak baik, maka itu adalah dosa, dan merasa berdosa juga kita ketika yang tidak baik itu tidak bisa kita ungkap. Untuk itu, mari kita satukan persepsi kita di Kepulauan ini, khususnya di Pulau-Pulau Batu Barat untuk mendukung Paslon urut 1, HD-Firman. Ini bukan karena ada kepentingan pribadi, tapi kami mendukung sepenuh hati,” tandasnya.

Bahkan, ASN, saat kepemimpinan Hilarius Duha merasa nyaman bekerja. “Tapi pada masa itu sudah banyak yang masuk bui dan dipecat,” ungkapnya.(Risgow)