oleh

Pencarian Nelayan yang Hilang di Nisel, Dihentikan

Nias Selatan, LiniPost – Pencarian nelayan atas nama Gasawa’auri Dakhi (38) warga Desa Hilimaenamolo Kecamatan Luahagundre Maniamolo, yang dilaporkan hilang di sekitar perairan laut Nonaya Hilimaenamolo pada Jumat (23/7/2021) lalu, dihentikan. Pasalnya, selama 5 (lima) hari operasi pencarian, korban tak kunjung ditemukan.

Kasi OPS SAR Nias, Benteng T, pada Rabu (28/7/2021) mengatakan, pencarian korban sudah memasuki hari ke lima, namun korban tidak ditemukan, maka operasi pencarian dihentikan atau ditutup dan akan dilanjutkan dengan pemantauan.

“Pemantauan dilaksanakan oleh kita semua, Tim SAR Gabungan, keluarga korban, masyarakat atau siapa saja yang memperoleh atau mendapat informasi terkait keberadaan korban, evakuasi segera dilaksanakan. Tetap koordinasi antara pihak terkait, dan apabila nantinya ditemukan tanda-tanda, atau informasi soal korban, maka akan dilaksanakan operasi kembali,” jelas Benteng.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, area pencarian yang dilakukan terhadap korban, yakni dengan menyisir kembali lokasi kejadian, memperluas area pencarian ke Selatan sejauh 10 Km dan melakukan penyisiran darat ke arah Barat dan Timur sejauh 7 Km, namun korban tidak ditemukan hingga selesai operasi pencarian pada pukul 17.00 WIB.

Hal serupa juga dikatakan oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Nias Selatan, Idealis Dakhi. Ia mengatakan, ia sudah berkoordinasi tentang evaluasi pencarian, bahkan bermusyawarah dengan keluarga korban, Kepala Desa Hilimaenamolo, masyarakat setempat dan Tim yang melaksanakan pencarian, yaitu Basarnas Nias, Lanal Nias, BPBD, Pol-Air Polres Nisel, Relawan, dan hasilnya, pencarian dihentikan.

“Kita berharap keluarga korban tabah atas musibah ini,” pinta Kalaksa.

Tim juga menyampaikan permohonan maaf, meski telah melaksanakan pencarian secara maksimal, namun tidak ditemukan.

Advertisements

“Semoga keluarga tabah dan kuat menghadapi musibah ini, dan apabila sewaktu waktu nelayan ataupun masyarakat, mendapat informasi keberadaan korban, maka untuk segera melaporkan kepada petugas,” pungkas dia.

Untuk diketahui, korban dilaporkan hilang pada saat melaut di  lautan Nonaya Hilimaniamolo pada Jumat tanggal 23 Juli 2021 sekira pukul  05.00 WIB subuh. Biasanya, korban pulang ke rumah pada pukul 14.00 atau 15.00 WIB, tapi sampai pada Pukul 19.00 WIB malam, korban tak kunjung kembali.

Terkait hal itu kemudian, keluarga korban mendatangi Kepala Desa Hilimaniamolo untuk melaporkan kejadian tersebut dan meneruskan laporan tersebut ke BPBD pada Jumat sekira pukul 19.30 WIB.  (Aris Zalukhu)

News Feed