oleh

PT WNJ Gandeng Bank Modern Express Bangun Hunian Murah di Kota Piru 

-Daerah-735 views

SBB, LiniPost – Meski pandemi Coronavirus Desease (Covid-19) kian meluas di hampir seluruh wilayah Indonesia, namun tidak menyurutkan langkah para pengembang properti diantaranya, PT Wimala Nusantara Jaya (WNJ), untuk terus memasarkan proyek huniannya.

Tenaga Pemasaran PT WJN Yulen Saununu kepada wartawan di Ruang Kerjanya, Kamis, (30/4/2020) mengatakan, proyek Mutiara Piru Regency seluas 12 Hektar berupa hunian berlokasi di Jalan Layuen Mata Ampat Piru Seram Bagian Barat  (SBB) Provinsi Maluku yang dikelola pihaknya, sengaja memberi berbagai kemudahan transaksi kepada calon konsumen terdampak virus berbahaya itu untuk memiliki rumah idaman.

ads

“Di masa pandemi Covid-19 PT WNJ menawarkan, pengurangan besaran uang muka sebesar 1%, subsidi pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan Rp. 5 juta kebawah, dan biaya Kredit Pemilihan Rumah (KPR). Dengan kombinasi ketiga diskon ini memungkinkan bagi konsumen mendapatkan DP lebih ringan serta penghematan dana hingga puluhan juta rupiah,” tuturnya.

Ia menyebutkan bahwa banyak keuangan calon konsumen yang terganggu dikarenakan wabah Covid-19.

“Karena itu, kami ingin membantu calon konsumen agar tetap bisa memiliki rumah idaman dimasa pandemi dengan berbagai keringanan,” tukasnya.

Menurut Saununu, dengan adanya subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, maka pihak PT.WNJ bekerjasama dengan Bank Modern Express Cabang Piru menawarkan Kredit Pemilihan Rumah (KPR).

“Bagi masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat yang belum bisa miliki rumah, kami dari PT Wimala Nusantara Jaya menawarkan program pengkreditan rumah melalui subsidi pempus untuk masyarakat berpenghasilan Rp. 5 juta kebawah,” pungkasnya.

Ia menambahkan, hunian dengan tipe 36/72 itu memiliki fasilitas 2 kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, listrik, air PAM dan garasi mobil dan lain-lain, hanya  dibandrol dengan harga Rp. 168.000.0000, dengan jangka waktu cicilan 1 sampai dengan 20 tahun.

“Artinya, harga sangat terjangkau, dimana uang mukanya minimal 1 persen atau sekitar Rp. 1.680.000,” terangnya.

PT Wimala Nusantara Jaya juga menargetkan 900 unit hunian yang akan dibangun pada lahan seluas 12 hektare.  “lokasi pembangunan sendiri di Layuen Mata Empat Piru, dan rencana pembangunan rumah contoh ditargetkan pada Juni-Agustus mendatang. (Jabar Payapo)