Sumbang Empat Emas, Pencak Silat Berjaya di Kategori Seni AUG 2024

HEADLINE, Olahraga38 Dilihat

Malang, LiniPost – Pencak silat tampil berjaya di 21st ASEAN University Games (AUG) 2024 Surabaya-Malang. Cabang olahraga beladiri asli Indonesia ini berhasil memberikan empat medali emas dan satu perak lewat penampilan para pesilat yang turun di kategori seni.

Empat emas tersebut diraih oleh Amigos yang turun di nomor seni ganda putra, Nadia Ramona (tunggal putri), Ismi Nurcahyani/Alvi Rukmana (ganda putri), dan Shelsa Odilia dkk yang tampil di kategori beregu putri. Sementara satu perak didapat oleh Leonard Waroka/Irfan Maulana di nomor ganda putra.

Baca Juga: Menko Marves: Indonesia Siap Jadi Pemain Kunci Pasokan Global Kendaraan Listrik

Tampil di Dome Universitas Muhamadiyah Malang, Amigos menunjukkan penampilan cemerlang lewat jurus-jurus andalannya. Pemuda yang mengenyam pendidikan di Universitas Negeri Jakarta ini mendapat nilai tertinggi, yakni 9,950 dan unggul dari Muhammad Haffiez (Malaysia) yang mengantongi 9,895.

“Saya bersyukur banget bisa memberikan medali emas ini untuk Indonesia di AUG. Emas ini saya persembahkan untuk mama, kampus saya UNJ, dan masyarakat Indonesia,” kata Amigos.

Baca Juga: Takraw Sumbang Emas ke-79 Indonesia di AUG 2024

Amigos mengatakan dirinya bangga bisa tampil di AUG. Terlebih, ini adalah penampilan pertamanya di AUG dan mendapatkan dukungan yang luar biasa dari para pendukung Indonesia.

“Awalnya agak nervous, tapi sebelum final saya sudah lihat dulu gerakan-gerakan lawan ini di YouTube dan saya pelajari. Dari situ saya yakin dan bertekad bisa mendapatkan emas. Ke depan, saya berharap, semoga saya bisa masuk pelatnas dan membela Indonesia di event-event internasional,” kata Amigos.

Sukses serupa juga kembali diberikan cabor atletik. Pada sesi pagi, atletik menambah raihan tiga medali emas yang dipersembahkan Halida Ulfa (10km jalan cepat putri), Joliansyah (20km jalan cepat putra), dan Yunita Fira Firlia di nomor lempar lembing putri.

Ulfah tercepat dengan catatan waktu 53,55 menit. Ia disusul Kotchphon Tangsrivong (Thailand) yang membukukan 54,06 menit. Sedangkan perunggu didapat oleh Indonesia Puspita Violine dengan catatan waktu 54,23 detik.

Baca Juga: Menko Polhukam Yakin GIT Menjadi Pioneer Pembangunan Karakter Masyarakat Tertib

Sedangkan Joliansyah mendapatkan emas usai mencatat 1 jam 39,23 detik. Ia Disusul rekan senegara Nursalim Bahri yang terpaut 22,44 detik dan Tan Sriven(Malaysia) 1 jam 41,05 detik.

Sementara Fira membuat lemparan terbaik sejauh 4,23m. Perak diamankan atlet Malaysia Xuen Ng Jin dengan 42,61m, dan QI Xin Foo yang membuat lemparan 23,95m.