Sejumlah Elemen Masyarakat Serukan Perangi Corona di Nisut

Daerah, HEADLINE554 Dilihat

Nias Utara, LiniPost –  Kasus positif Covid-19 yang sudah mulai melanda Kabupaten Nias Utara (Nisut) baru-baru ini, membuat masyarakat semakin gelisah dan panik atas musibah tersebut.

Pasalnya, penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten tersebut berawal dari seorang ASN jajaran Bawaslu Nisut berinisial CSN, dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab RSUD Gunungsitoli. Sebelumnya, diketahui CSN baru kembali dari luar daerah Kepulauan Nias dalam rangka dinas.

ads

Selang beberapa hari setelah dinyatakan CSN terpapar Covid-19, lalu, 5 (lima) orang di jajaran Bawaslu Nisut kembali dinyatakan Positif Covid-19 oleh Ketua Gugus Tugas Kabupaten Nisut, M. Ingati Nazara tepatnya pada Jumat (14/8/2020). Dimana, ke lima orang tersebut kelihatan sehat dan tidak terlihat tanda-tanda sedang sakit.

Atas kejadian tersebut, muncul beberapa permintaan, kritikan dan seruan dari berbagai elemen masyarakat yang ditujukan kepada Pemerintah daerah dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nisut.

Salah seorang masyarakat dari Kecamtan Lahewa, Aris Harefa, saat dihubungi LiniPost.com via telepon selulernya, Selasa (18/8/2020) mengajak masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Agar Covid-19 tidak semakin mewabah di Nisut, mari kita ikuti Protokol Kesehatan, seperti jaga jarak, pakai Masker dan sering cuci tangan pakai sabun. Kalau kita melihat rekam jejak warga Nisut yang dinyatakan positif Covid-19 (kasus pertama) berinisial CSN, bisa disimpulkan bahwa itu efek perjalanan dinas keluar daerah, sebab yang bersangkutan tidak lama setelah kembali dari luar daerah dinyatakan positif Covid-19. Akibatnya 5 (orang) rekan kerjanya juga dinyatakan Positif Covid-19 tanpa gejala,” kata Aris.

Aris menambahkan, dari kejadian tersebut harusnya menjadi pembelajaran jika yang dinyatakan postif Covid-19 itu juga dalam keadaan sehat-sehat saja tanpa gejala. Ia menduga kalau orang yang kelihatan sehat belum tentu di dalam tubuhnya tidak ada virus Covid-19.

“Belakangan ini, diketahui sejumlah pejabat sering melakukan perjalanan dinas keluar daerah. Jadi, sudahkah dilakukan rapid tes dan tes swab terhadap beliau-beliau tersebut. Kiranya Tim Gugus bersikap adil dan transparan, sehingga kekhawatiran publik terhadap kondisi ini tidak menimbulkan praduga tak bersalah terhadap seseorang,” harapnya.

Senada juga diserukan oleh sejumlah LSM dan wartawan yang bertugas di Nisut. Salah satunya Koordinator Kepulauan Nias Media Sinar Keadilan.com, Yason Harefa berharap agar petugas medis yang sudah di tempatkan di Pelabuhan Gunungsitoli dan di Bandara Binaka, mestinya melakukan rapi test dan test swab kepada pejabat yang pulang atau kembali dari luar daerah yang berstatus zona merah.

“Ini dilakukan guna memastikan bahwa pejabat dimaksud benar-benar tidak terinfeksi Covid-19. Jadi, diharapkan, ketika pejabat tersebut sampai daerahnya, harus mengikuti Protokol Kesehatan dengan mengisolasi diri,”  ucap Yason kepada Linipost.com di Lotu, Selasa (18/7/2020). (Man Lahagu)