oleh

Bantu Masyarakat Lewat Pemkab, Bank Modern Express Piru Beri 1,5 Ton Beras

-Daerah-1.036 views

SBB, LiniPost – Bank Modern Experess cabang Piru memberikan bantuan 1,5 ton beras kepada Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) guna membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh kepala Bank Modern Express cabang Piru Ny. Roland Pattiiha, SE kepada Bupati M. Yasin Payapo, Selasa (28/04/2020) dilantai 2 kantor Bupati SBB.

Pattiiha mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian Bank Modern Express cabang Piru kepada masyarakat SBB yang terdampak Covid-19 melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Bantuan yang kami serahkan kepada pemkab yang diterima oleh pak Bupati tadi merupakan wujud kepedulian Bank Modern Express Cabang Piru dalam membantu masyarakat SBB yang terdampak Covid-19 dan bersumber dari dana CSR,” ujar Patiiha kepada media diruang kerjanya.

Lanjutnya, kegiatan sosial seperti ini, katanya, merupakan agenda rutin. “Apa yang kami lakukan hari ini bukan hal yang baru. tapi tiap tahun kami lakukan, sebab kegiatan-kegiatan seperti ini merupakan program rutin kami” katanya.

Sebelumnya pada Maret lalu, pihak Bank Modern Express cabang Piru telah menyantuni rumah ibadah yang ada diseputaran kota Piru.

“Sekitar bulan Maret lalu pihak kami juga memberikan bantuan kepada pengurus Masjid di Dusun Jaya Bakti dan pengurus Gereja di Desa Eti masing-masing Rp. 50 juta. Tapi kali ini kami berikan dalam bentuk barang berupa beras sebanyak 300 karung (1,5 ton) untuk dibagikan kepada masyarakat SBB terdampak Covid-19,” tukasnya.

Advertisements

Dirinya berharap bantuan diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat. “Mudah-mudahan apa yang kami berikan hari ini, bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Saka Mese Nusa. Jangan dilihat dari jumlahnya, namun inilah wujud kepedulian dan keikhlasan bank Modern Express cabang Piru dalam membantu masyarakat SBB,” harap kepala cabang Bank Modern Ekspres ini.

Ketikan ditanyakan,  tidak mmengapa pihaknyat tidak membagikan langsung kepada masyarakat..? Dia menjawab diakibatkan persoalan data.

“Yang punya data base masyarakat adalah Pemkab SBB. Jadi kami berikan kepada Pemkab untuk dibagikan kepada masyarakat,” jelasnya sembari menutup. (Jabar Payapo)

News Feed