Bursa Efek Indonesia (BEI) Suspensi Puluhan Saham Hari Ini

Ekonomi2 Dilihat

Jakarta, LiniPost – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian untuk sementara perdagangan (suspensi) efek terhadap 26 perusahaan.

Mengutip pengumuman BEI tertanggal Senin (31/8), suspensi dilakukan karena 26 perusahaan tercatat ini belum menyampaikan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2020 dan/atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut.

ads

BEI juga merinci ada 20 perusahaan yang belum menyampaikan laporan keuagan auditan per 31 Desember 2019 dan belum melakukan pembayaran denda.

Adapun 26 emiten tersebut adalah:
– PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
– PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO)
– PT Cowell Development Tbk ( COWL)
– PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO)
– PT Bakrieland Development Tbk (ELTY)
– PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
– PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
– PT Graha Andrasenta Propertindo Tbk (JGLE)
– PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
– PT Grand Kartech Tbk (KRAH)
– PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)
– PT PT Hanson International Tbk (MYRX)
– PT Nipress Tbk (NIPS)
– PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
– PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
– PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
– PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB)
– PT Sugih Energy Tbk (SUGI)
– PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE)
– PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)

Selain itu, BEI juga mencatat ada 4 perusahaan yang sudah menyampaikan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2019. Akan tetapi belum melakukan pembayaran denda.

Keempat perusahaan tersebut, yaitu:
– PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
– PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
– PT Air Asia Indonesia Tbk (CMPP)
– PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO). (hartono)